Mosi Integral Natsir

Tulisan berikut saya dapatkan dari broadcast BB dari beberapa teman. Bagus juga klo diupload ke website agar jangkauannya lebih luas dan lebih lama. Sumber aslinya belum ditemukan, namun dari apa yang telah saya baca, sepemahaman saya tidak ada yang salah dari ungkapan dibawah.

 

Mosi Integral Natsir

Hari ini, 63 tahun yang lalu, merespons unjuk rasa di Malang, Sukabumi, Sumatera Tengah, dan lain-lain yang menuntut pembubaran Republik Indonesia Serikat (RIS), anggota Parlemen RIS.

Mohammad Natsir, mengajukan Mosi Integral untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh dan memulihkan bentuk negara dari negara federal menjadi negara kesatuan.

M. Natsir berhasil meyakinkan fraksi-fraksi yang paling kanan sampai yang paling kiri untuk menerima Mosi Integralnya. Dan Parlemen RIS menerima Mosi Integral Natsir secara aklamasi.

Perdana Menteri (PM) RIS, Mohammad Hatta, menjadikan Mosi Integral Natsir sebagai modal untuk mengakhiri eksistensi negara federal RIS dan memulihkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan Mosi Integral Natsir RIS kembali menjadi NKRI tanpa seorang pun yang kehilangan muka, dan tanpa menumpahkan darah setetes pun. Setelah itu, M. Natsir dipercaya menjadi PM NKRI yang baru terbentuk itu.

Ketua Umum Partai Masyumi itu tidak pernah berpikir menjadi PM. Adalah wartawan Harian Merdeka, Asa Bafagih, yang bertanya kepada Presiden Sukarno tentang siapa yang akan diangkat menjadi PM NKRI. Kata Sukarno: “Ya, siapa lagi kalau bukan Natsir dari Masyumi. Mereka punya konsepsi menyelamatkan Republik melalui konstitusi.” NKRI adalah persembahan terbaik Partai Islam kepada bangsa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *